Debat: Ali Sina vs. Orang Palestina tentang Israel

sumber: http://indonesia.faithfreedom.org/forum/debat-ali-sina-vs-orang-palestina-tentang-israel-t38718/

(–> gunakan anonymox (https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/anonymox/?src=search) untuk membuka situs-situs yang diblokir.)

 

 


Debat: Ali Sina vs. Orang Palestina tentang Israelditerjemahkan oleh Adadeh

Pesan berikut ditujukan kepada http://www.FormerMuslimsUnited.org
Aku menjawabnya dan inilah diskusi kami:

Raif
Aku pikir jika kalian beralih kembali jadi Muslim, maka kalian akan bangkrut. Kalian hanya mencari keuntungan saja dari keadaan untuk meraup uang. Kalian hanya segerombolan orang munafik dan parasit. Kalian hanya senang jika bisa menyebarkan kebencian.

Orang² Palestina dibunuh setiap hari dan tak kudengar satu pun kata simpati dari kalian, tapi sukurlah jika kalian telah kehilangan segalanya. Insya Allah suatu hari nanti kalian diusir dan rumah² kalian dibulldozer (sama seperti rumah² orang Palestina) dan setelah itu kalian akan tahu bagaimana rasanya diperlakukan seperti itu.

Sekarang sih kalian enak ya dilindungi sehingga kalian malah mendukung musuh² Palestina. Tapi begitu balasan datang, kalian tidak akan punya uang lagi untuk makan.

Ali Sina

Hai Raif,

Wah, kau marah ya pada kami. Aku maklum sih. Dulu beberapa tahun yang lalu, aku pun berperasaan sama seperti engkau. Tapi aku lalu berubah setelah membaca Qur’an dan menemukan bahwa sumber segala kejahatan di dunia umat Muslim ternyata adalah Qur’an.

Aku bertanya sana dan sini tentang Qur’an, tapi gak dapet jawaban; malahan dapet hinaan dan ancaman saja hanya karena aku berani bertanya. Setelah dua tahun mempelajari ahadis, maka sudah jelas bagiku bahwa Islam bukanlah agama dari Tuhan dan Islam adalah sebab utama mengapa negara² Muslim sangat miskin, sarat dengan diktator, dan terus mengalami peperangan. Maka aku mulai menulis di Internet dan memberitahu orang lain tentang penemuanku.

Aku telah menolong ribuan orang meninggalkan Muslim. Ini fakta, dan bukan sesumbar kosong. Akan tetapi, aku tetap membiarkan pintu terbuka. Aku undang siapapun untuk menunjukkan padaku bahwa aku salah dan Islam ternyata memang benar agama sejati. Jika aku salah, maka aku akan mengumumkan bahwa Islam memang agama Tuhan. Para murtadun lainnya pun akan dengan senang hati melakukan hal itu. Tapi tak ada yang bisa membuktikan aku salah sejak 9 tahun yang lalu sampai sekarang.

Sekarang silakan saja terus menghina dan mengancam kami dengan api neraka, dengan hukuman alam baka dan akhirat. Kami telah menerima ancaman² sejenis itu setiap hari dan kami cuekin ajah. Atau kau bisa mulai berdebat denganku dan tunjukkanlah kesalahan kami.

Aku akan tayangkan jawabanmu di http://www.faithfreedom.org, sehingga semua orang bisa membacanya.

Sekarang untuk menjawab tuduhan²mu, aku kasih tahu ya bahwa kami tahu betul apa yang terjadi dengan masyarakat Palestina. Akan tetapi, tidak seperti Muslim, kami tidak menganggap membuang Israel ke laut sebagai solusi yang tepat. Pihak Israel selalu siap untuk bernegosiasi, tapi pihak Palestina hanya ingin menghancurkan Israel saja. Tentunya sikap seperti ini bukanlah pemecahan masalah yang baik.

Alasan mengapa Israel menghancurkan rumah² para pembom bunuh diri Palestina adalah sebagai pencegah orang lain melakukan bom bunuh diri lagi ke Israel. Di saat intifada dulu, Saddam Hussein dan banyak masyarakat Arab lainnya menyumbangkan banyak duit ke para keluarga pembom bunuh diri. Hal ini tentunya membuat perbuatan bom bunuh diri jadi cari nafkah yang menarik bagi orang yang ingin membantu keluarganya yang miskin. Orang ini akan membunuh orang² Israel sebanyak-banyaknya dan langsung masuk surga untuk menikmati para pelacur surgawi dan keluarganya di bumi juga dapet banyak duit. Menghancurkan rumah merupakan usaha menurunkan jumlah bom bunuh diri. Akan tetapi, dengan berdirinya tembok pemisah, jumlah serangan bom bunuh diri juga jadi sangat berkurang.

Apa yang membuatku merenung adalah mengapa kau begitu ribut soal Palestina dan tidak tentang Muslim² lain yang dibacoki sampai mati oleh para Muslim lainnya di Pakistan, Iraq, Iran, Yemen, Sudan, dll?

Damai akan terjadi di Palestina jika orang² Palestina meletakkan senjata mereka dan berunding dengan damai. Ini tentunya tak akan terjadi karena Muslim benci setengah mati terhadap Israel. Sumber kebencian itu dari mana lagi jika bukan dari Islam. Satu²nya solusi bagi masalah Israel-Palestina adalah masyarakat Palestina murtad meninggalkan Islam dan menganggap semua umat manusia sederajat dengan mereka.

Udah dulu ya. Terserah mau jawab atau tidak. Silakan terus menghina dan melontarkan kebencian pada kami, jika memang itu membuatmu merasa lebih baik. Atau kau bisa masuk ke dalam perdebatan yang rasional. Jika kau bisa menunjukkan kesalahan kami, beritahu aku ya, dan aku akan dengan senang hati mengirim bukuku untukmu.

Salam hangat,
Ali Sina.

bersambung …

TrackBack Identifier URI

  • dear pembaca..

    –> gunakan anonymox (https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/anonymox/?src=search) untuk membuka situs-situs yang diblokir.
  • Calendar

    November 2012
    M T W T F S S
    « Jun   Jan »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    2627282930  
  • Powered By

    images